Hasil Penelitian Persepsi Masyarakat Tentang Perbankan Syariah

Hasil Penelitan: 3 Alasan Masyarakat Tidak Mau/  atau Belum Bertransaksi Di Perbankan Syariah


Dari hasil penelitian yang saya kerjakan, dapat diketahui bahwa masih rendahnya minat masyarakat Nagari Pintu Padang Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman-Sumatera Barat yang ingin menjadi nasabah pada bank syariah. itu artinya permintaan atas kehadiran bank syariah di Nagari Pintu Padang masih bisa dibilang rendah.

Dalam hasil angket penelitian di lapangan menyatakan 44% responden yang mengatakan bersedia menjadi nasabah bank syariah, dan 64% nya lagi responden menjawab belum tahu atau masih ragu untuk menjadi nasabah bank syariah.

Dalam hasil penelitian juga menyatakan bahwa persepsi masyarakat Nagari Pintu Padang terhadap bank syariah ternyata kurang baik, karena masyarakat masih menganggap bahwa bank syariah sama saja dengan bank konvensional yaitu sama-sama menggunakan sistem bunga seperti bank konvensional.

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kecamatan Mapat Tunggul khususnya masyaNagari Pintu Padang sudah menjadi kebiasaan bertransaksi di perbankan yang berbasis riba baik itu untuk menabung, meminjam, transfer dan transaksi lainnya.

Kebiasaan tersebut tidak mudah bagi masyarakat untuk beralih ke perbankan syariah. Apalagi ditambah dengan pemahaman masyarakat yang masih minim mengenai bank syariah justrunya akan sangat sulit untuk beralih ke bank syariah.

Berikut ini ada 3 alasan masyarakat tidak mau atau belum bertransaksi di perbankan syariah;

  1. karena tidak ada bank syariah ditempat tinggal, 
  2. Karena sulitanya akses menuju bank syariah (Lokasi Jauh), 
  3. karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap bank syariah.

Faktor penyebab masyarakat lebih memilih bertransaksi di bank konvensional dari pada bank syariah adalah karena bank konvensional lebih mudah dijumpai dalam masyarakat, dan karena sudah terbiasa melakukan transaksi di bank konvensional. Itulah dua alasan yang  paling banyak diberikan oleh responden dalam memilih bank konvensional.

Padahal mayoritas masyarakat Nagari Pintu Padang adalah muslim. Tapi mengapa masih banyaknya masyarakat yang melakukan transaksi di perbankan yang berbasis riba, dan mengapa masih banyak juga masyarakat yang menilai kurang tepat terhadap perbankan syariah. 

Hal ini dapat dibuktikan dengan sedikitnya pengetahuan dan keingintahuan masyarakat tentang perbankan syariah itu sendiri. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai perbankan syariah akan berdampak pada kesalahan persepsi yang belum tepat terhadap keberadaan bank syariah. 

Referensi;  Wawancara, Masyarakat Nagari Pintu Padang Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman, 2019.

Demikian artikel tentang Hasil Penelitian Persepsi Masyarakat Tentang Perbankan Syariah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid