8 Contoh Transaksi Muamalah Yang Dilarang

8 Contoh Transaksi Muamalah Yang Dilarang


Penyebab terlarangnya sebuah transaksi disebabkan beberapa faktor yaitu; Pertama, Haram zatnya, dan kedua Haram Selain Zatnya. Haram zatnya yang dimaksud ialah Transaksi dilarang karna objek yang ditransasikan juga dilarang. Seperti: minuman keras, daging babi.

Prinsip transaksi dalam Islam adalah adil, yakni jangan menzalimi dan jangan dizalimi. Praktek-praktek yang melanggar prinsip ini adalah: Rekayasa Pasar (dalam supply maupun demand), Taghrir (Gharar), Riba, Maysir/Perjudian, dan Risywah/suap menyuap

8 Contoh Praktek Muamalah yang Dilarang;
  1. Riba, yaitu pengambilan (tambahan/bunga) dalam transaksi jual beli dan transaksi pinjam-memijam secara bathil, hal ini bertentangan dengan prinsip mu'amalah. oleh karena itu riba sangat dilarang oleh agam islam. sebagaimana yang telah tercantum didalam Qs- Ali-imran ayat 130.
  2. Maysir (judi), dalam kajian syariat islam maysir tidak dibolehkan dalam hukum Allah. 
    Contoh Bentuk maysir, ialah Bermain valas, Bermain Indeks Harga Saham dan Bermain Bursa Emas.
  3. Gharar, yaitu bentuk transaksi yang sifatnya, obyeknya tidak jelas, tidak diketahui keberadaannya, sehingga dapat merugikan pihak yang bertransaksi. Beberapa bentuk traksaksi gharar adalah:
  4. Bai’ ma’dum (: jual beli di mana barangnya tidak ada atau fiktif )
  5. Bai’ ma’juzi at-taslim (: jual beli di mana barangnya tidak bisa untuk diserah-terimakan).
  6. Bai’ majhul (: jual beli di mana kualitas, kuantitas, dan harga barang tidak diketahui)
  7. Rekayasa pasar dalam supply; Hal ini terjadi bila seorang produsen/ penjual mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan cara mengurangi agar harga produk yang dijualnya naik.  
  8. Dharar, yaitu transaksi yang dapat menimbulkan kerugian, kerusakan, kerugian, unsur penganiayaan, yang akan mengakibatkan terjadinya pemindahan hak kepemilikan secara bathil. Contoh Dharar masa kini yaitu Asuransi Konvensional, dan Pemangsa Harga (Predatory Pricing)
  9. Maksiat, yaitu transaksi yang menentang atau melanggar hukum-hukum Allah dan Rasulnya. Contoh: Membuat tempat perjudian, membuat pabrik obat terlarang dan minuman keras, membuat tempat pelacuran, dan lain-lainnya.
  10. Barang Haram (Suht), yaitu barang-barang yang diharamkan dzatnya untuk diproduksi, dikonsumsi, dan diperdagangkan menurut aturan yang terdapat di dalam Al-Qur’an dan Hadits.
    Contoh: Mengkonsumsi/memperdagangkan minuman keras (narkoba), Anjing, babi, darah, bangkai.
  11. Risywah (suap), yaitu perbuatan yang tidak boleh dilakukan oleh umat muslim, hukumnya haram tanpa adanya perbedaan pendapat dan termasuk dosa besar.
Itulah beberapa transaksi yang tidak boleh dilakukan bagi umat islam, karena transaksi-transaksi tersebut sudah ada larangannya di dalam Al-qur'an dan As-Sunnah Nabi. 

Terima kasih telah membaca artikel tentang  8 Contoh Transaksi Muamalah Yang Dilarang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid