Contoh Gambaran Kasus Bai'najasi yang Sering Terjadi di Pasaran

Contoh Gambaran Kasus Bai'najasi yang Sering Terjadi di Pasaran Saat Ini


Pasar yang seringkali mengalami gangguan atau interupsi yang mengganggu berjalannya mekanisme pasar secara alamiah disebut Distori Pasar.

Secara umumnya Ekonomi Islam mengidentifikasikan tiga bentuk distorsi pasar, yaitu: Bai’najasyi (rekayasa permintaan), ihtikar (Penimbunan), Talaqqi rukban, Tadlis (penipuan), dan Taghrir (ketidakpastian). Pada pembahasan ini kita akan membahas tentang Bai’ najasyi (menciptakan permintaan palsu/merekayasa).

Pengertian Bai’ najasyi;
  • ialah menciptakan permintaan palsu atau merekayasa permintaan dengan tujuan untuk menaikkan atau menurunkan harga dari harga yang sedang berlaku di pasar. Secara umum Najasy sendiri berarti mempengaruhi.

    Sedangkan secara Terminologi Najasyi berarti Seseorang yang meninggikan harga sebuah barang, namun tidak bermaksud untuk membelinya, melainkan hanya untuk membuat orang tertarik dengan barang tersebut, dia hanya memuji komoditas tersebut dengan tujuan untuk promosi belaka.
As-Syafi'i menjelaskan tentang Ba'inajasy. An-Najsy adalah mendatangi barang dagangan yang sedang diperdagangkan lalu menawar dengan suatu harga padahal ia tidak bermaksud membelinya, akan tetapi bermaksud agar para penawar lainnya tertarik lalu mmenawar dengan harga yang lebih tinggi ketika mendengar tawarannya.

Contoh Bai’najasyi:
  • Ada pihak tertentu yang merupakan sekutu dari pihak penjual yang berpura-pura menjadi calon pembeli. Ia kemudian menawar harga lebih rendah dari yang ditawarkan oleh penjual akan tetapi sebenarnya harga yang diajukannya masih lebih tinggi dari harga yang berlaku di pasar.

  • Seseorang menarik harga penawaran suatu baranng, padahal ia tidak ingin membeli barang tersebut. Ia melakukan itu hanya  karena ingin menipu dan memperdaya orang lain agar tertarik dengan barang tersebut. Bahkan ia berani menaikkan lagi harga jualnya,  kendati nilai harga tersebut tidak pernah didengar oleh orang yang melakukan jual beli dengan cara seperti ini.
Perlu dilakukan Penanganan Distori Pasar agar masyarakat bermuamalah dengan benar dan terhindarinya dari transaksi-transaksi yang dilarang oleh agama islam.

Perlu diketahui  bahwa:  Apabila perbuatan  ini dilakukan dengan peretujuan penjual dan para pelaku najasy ini, maka hukumnya adalah haram, perbuatan ini kedua-duanya berdosa karena penjual telah menipu pembeli. Kalau Bai'najasy terjadi tanpa pengetahuan penjual, maka dosa akan ditanggung oleh orang yang melakukannya.

Dibawah ini ada 4 cara yang bisa dilakukan dalam Penanganan Distori Pasar, Salah satunya kasus yang terjadi pada Bai'najasy, yaitu:
  1. Melarang semua jenis distori pasar yang disengaja 
  2. Menghukum para pelaku pasar yang melakukan Distori Pasar.
  3. Membuka akses informasi bagi semua pelaku pasar.
  4. Membuat Pengawasan pasar yang kuat.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Contoh Gambaran Kasus Bai'najasi yang Sering Terjadi di Pasaran Saat Ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid