3 Syarat Sahnya Jual Beli Dalam Perspektif Islam

3 Syarat Sahnya Jual Beli Dalam Perspektif Islam; Studi Pasar Tradisional


-Pasar Tradisional; Pasar yang pelaksanaannya bersifat tradisional tempat bertemunya penjual dan pembeli, terjadinya kesepakatan harga dan terjadinya transaksi setelah melalui proses tawar-menawar harga. 

Biasanya pasar tradisional umumnya menyediakan berbagai macam bahan pokok keperluan rumah tangga. Pasar Tradisional biasanya berlokasi di tempat yang terbuka. Bentuk bangunan di pasar tradisional ialah berbentuk Toko dan Kios.

Dimana Toko tersebut digunakan untuk berjualan barang dagangannya Seperti menjual pakain, aneka kue, dan barang atau perabotan lainnya. Sedangkan Kios biasanya digunakan untuk berjualan Daging, Ikan, buah-buahan, sayuran, dan lain-lainnya. 

Syarat-Syarat Terbentuknya Pasar Tradisional; Adanya penjual dan pembeli, Adanya barang yang di jual-belikan, dan Terjadinya kesepakatan harga dan transaksi.

-Dalam Perspektif islam Sahnya Jual beli harus memenuhi berbagai Syarat, diantaranya yaitu;
  1. Adanya pihak penjual dan pembeli;
    Syarat penjual dan pembeli ialah Berakal sehat, Orang yang melakukan jual beli harus dewasa (Baliq), Transaksi terjadi atas kemauannya sendiri tanpa adanya unsur paksaan dari pihak manapun.
  2. Adanya barang dagangan yang diperjual belikan;
    Syaratnya ialah; Barangnya harus bersih atau suci, barang yang diperjualbelikan bukan barang haram, dan Barangnya benar-benar Milik penuh si penjual.
  3. Adanya Akad jual beli;
    Yaitu Ijab dan qabul (serah-terima barang yang diperjualbelikan). ijab pernyataan penjual barang dan qabul perkataan penerima barang
-Ciri-Ciri dari Pasar Tradisional;
  1. Barang yang dijual umumnya keperluan memasak dan rumah tangga.
  2. Harga barang yang di perjualbelikan relatif murah dan terjangkau.
  3. Proses jual beli barang dll. melalui proses tawar menawar harga.
  4. Area pasar tradisional biasanya di tempat yang terbuka.
Pasar Tradisional tidak bisa disamakan dengan pasar modern, karena dapat kita lihat dari segi Tempatnya, Penerangan di pasar tradisional secukupnya, dan tidak ber-AC.

Dari segi Kebersihan juga nampak sekali perbedaannya, kalau di pasar tradisional kebersihannya belum dan kurang terjaga, seperti sampah banyak berserakan dan bertumpukan sehingga sering menimbulkan bau. Akibatnya jika turun hujan, akan becek dan kotor. Sedangkan dipasar Modern memiliki tempat yang bersih, ruangannya memiliki AC, keamanannya pun terjaga, dan lain-lainnya. 

Untuk itu marilah kita sama-sama menjaga dan meningkatkan kebersihan di pasar tradisional sebaik-baik mungkin, karena itu semua siapa lagi yang melakukannya kalau bukan kita. Dengan kebersihan pasar tradisional yang rapi dan bersih sehingga nyaman untuk dikunjungi oleh masyarakat. 

Terima kasih telah membaca artikel tentang 3 Syarat Sahnya Jual Beli Dalam Perspektif Islam; Studi Pasar Tradisional.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid