https://www.videosprofitnetwork.com/watch.xml?key=6f9f176f0f3a756bc35db1cc74eabf2a

Pengertian Intermediasi Keuangan dan Jenisnya

Pengertian Intermediasi Keuangan dan Jenisnya


Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang Intermediasi keuanagn, Apakah yang dimaksud dengan Intermediasi keuangan.? Intermediasi keuangan merupakan kegiatan pengalihan dana dari unit ekonomi atau proses pembelian dana dari penabung untuk disalurkan lagi kepada peminjam, yang terdiri dari sektor usaha, lembaga pemerintah, dan individu (rumah tangga) yang fungsi dasarnya adalah mengelola aset-aset keuangan dari unit ekonomi lain dengan tujuan untuk kepentingan binsis dan individu. 
Dibawah ini ada beberapa Jenis-Jenis Intermediasi keuangan, yaitu:
  1. Intermediasi DOMINASI; Yaitu Lembaga Intermediasi yang menghimpun dana dalam jumlah kecil dan kemudian menyalurkannya berupa kredit dalam jumlah besar.
  2. Intermediasi RESIKO; Yaitu Lembaga intermediasi akan menanggung resiko tidak dibayarnya kredit oleh debitur.
  3. Intermediasi JATUH TEMPO; Lembaga intermediasi menerima simpanan dan penabung dalam jangka pendek, dan memberikan pinjaman dalam jangka waktu lebih panjang.
  4. Intermediasi INFORMASI; Lembaga intermediasi menyediakan informasi yang relevan dengan kondisi pasar dan peluang-peluangnya.
  5. Intermediasi MATA UANG; Lembaga intermediasi menerima dana pada berbagai jenis mata uang dan menyalurkannya dalam berbagai jenis mata uang.
Apakah peran Lembaga dalam proses intermediasi?, diantaranya yaitu:
  • pertama; Pengalihan Aset.
    Yaitu proses pengalihan kewajiban finansial oleh lembaga keuangan menjadi asset finansial.
  • kedua; Realokasi Pendapatan.
    Yaitu Menyisihkan dan merealokasikan pendapatannya untuk masa yang akan datang dengan cara menyimpan barang (asset), seperti membeli rumah, tanah, dll-Nya.
  • ketiga; Transaksi.
    Yaitu Kemudahan transaksi menggunakan sistem pembayaran melalui sekuritas sekunder. Seperti Tabungan, Giro, Asuransi, dll-Nya, dan melalui sekuritas primer seperti saham, obligasi, dll-Nya.
Pertimbangan Dalam Proses Intermediasi Keuangan:
  • Keamanan dan Resiko Kredit, Yaitu; Mengurangi resiko tidak dibayarnya simpanan
  • Likuiditas, Yaitu; Produk atau jasa yang ditawarkan liquid mudah ditarik setiap saat.
  • Aksesbilitas, Yaitu; Mudah untuk menabung / meminjam dalam jumlah kecil maupun besar.
  • Kemudahan, Yaitu; Memberikan jasa-jasa transaksi keuangan
Kelompok Lembaga Intermediasi keuangan, dibagi dalam 2 kelompok, yaitu:
  • Lembaga Kuangan Depositori, Yaitu menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk deposits.
  • Lembaga Kuangan Non-Depositori, Yaitu lembaga keuangan yang lebih terfokus kepada bidang penyaluran dana dan masing-masing lembaga keuangan memiliki ciri-ciri usahanya sendiri.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Pengertian Intermediasi Keuangan dan Jenisnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid