https://www.videosprofitnetwork.com/watch.xml?key=6f9f176f0f3a756bc35db1cc74eabf2a

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Merintis Usaha Baru

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Merintis Usaha Baru


Merintis Usaha Baru (STARTING)
Hal pertama kali yang harus anda lakukan dalam merintis usaha baru adalah 'Analisa Kelayakan Bisnis tersebut'. Apakah bisnis/ usaha anda tersebut layak atau tidakkah dijalankan.? Banyaknya Kegagalan terjadi dalam merintis usaha baru salah satu penyebabnya adalah 'tidak melakukan analisa kelayakan bisnis'. Alasan utamanya ialah Pengetahuan pasar yang tidak memadai. Kelemahan ini termasuk juga kurangnya informasi mengenai potensi permintaan untuk produk.  Anda harus bisa mengetahui apakah produk yang anda jual memang benar-benar diminati oleh konsumen dalam  jangka panjang sehingga anda lebih mudah melakukan proses pemasarannya dan usaha anda tidak mudah putus di tengah jalan.

Kegagalan dalam menjalankan Usaha baru sering gagal karena 'Tidak disadarinya tekanan persaingan' atau tidak memperhitungkan reaksi yang mungkin dilakukan pesaing, seperti potongan harga yang tinggi dan memberikan diskon khusus kepada pengecer. Nah, hal ini perlu anda ketahui dalam segi persaingan apalagi menggunakan produk yang sama. 

Tahapan memulai Usaha Baru:
  1. Diawali dengan adanya suatu ide, Seorang pengusaha harus memiliki ide yang kreatif dan inovatif sehingga memiliki keunggulan produk tersendiri.
  2. Mencari sumber dana dan fasilitas barang, uang, dan tenaga kerja/ orang
  3. Obyek bisnis memiliki pasar, Maksudnya produk yang anda jual memang ada peminatnya/ permintaan konsumen.
  4. Memperhatikan peluang pasar sebelum produk diciptakan
Bentuk usaha baru yang dapat dirintis, yaitu:
  • Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh seseorang.
  • Persekutuan (partnership), suatu kerjasama (asosiasi) dua orang atau lebih yang secara bersama-sama menjalankan usaha bersama.
  • Perusahaan berbadan hukum (corporation), perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan modal saham-saham.
Dibawah ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merintis usaha baru:
  1. Bidang dan Jenis Usaha yang akan Dimasuki, Contohnya; bidang usaha pertanian, pertambangan (mining), pabrikasi (manufacturing), perdagangan (trade), Bidang jasa, dan di bidang lainnya yang sesuai dengan keinginan anda. 
  2. Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan dipilih, apakah yang berbentuk Perusahaan Perorangan, Persekutuan (Partnership) yaitu kepemilikannya dua orang atau lebih), dan sebagai lainnya.
  3. Tempat usaha yang akan dipilih, Sebaiknya carilah/ Membangun bila ada tempat yang strategis, aman, dan ramai. 
  4. Organisasi usaha yang akan digunakan.-Perpaduan fungsi kewirausahaan dan manajerial
    -Hubungan yang timbul antara organisasi perusahaan dengan lingkup usaha
    -Semakin besar lingkup usaha, semakin kompleks organisasinya
    -Semakin kecil lingkup usaha, semakin sederhana organisasinya.
  5. Jaminan Usaha yang Mungkin Diperoleh
  6. Lingkungan Usaha, yaitu:
    -Lingkungan Usaha Mikro; ada kaitan langsung dengan operasional perusahaan
    -Lingkungan Usaha Makro; di luar perusahaan yang dapat mempengaruhi daya hidup perusahaan secara keseluruhan. Misalnya; Lingkungan Ekonomi, Lingkungan Teknologi, Lingkungan Sosial Politik, dan Lingkungan Demografis dan Gaya Hidup.
Kompetensi usaha yang diperlukan seorang calon wirausaha:
  • Kemampuan teknik  
  • Kemampuan pemasaran
  • Kemampuan finansial 
  • Kemampuan hubungan
Alat untuk mencari peluang bisnis/ usaha, bisa melalui;
  • Surat kabar
  • Laporan periodik tentang perubahan ekonomi
  • Jurnal perdagangan dan pameran dagang 
  • Publikasi pemerintah
  • Informasi lisensi produk yang disediakan oleh broker, universitas, dan korporasi lainnya.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Merintis Usaha Baru.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid