Definisi dari Ushul Fiqh

Definisi dari Ushul Fiqh  


Dalam membahas ta`rif Ushul Fiqh terdapat dua pengertian yang terkandung dalam kalimat Ushul Fiqh. pengertian yang Pertama adalah "Suatu rangkaian lafaz yang terambil dari kalimat Ushul dan kalimat Fiqh. Pengertian Kedua adalah: "kalimat Ushul Fiqh merupakan bagian suatu cabang atau disiplin ilmu pengetahuan". 

Ushul Fiqh merupakan "tarkib idhafi" (kalimat majemuk) yang telah menjadi nama bagi suatu disiplin ilmu tertentu. Kalau dilihat dari segi Etimologi, ushul fiqh terdiri dari اصول yang menjadi مضاف dan lafadz الفقه yang merupakan مضاف اليه. Setiap masing-masing dari dua kata tersebut mempunyai pengertian yang berbeda-beda (sendiri-sendiri). Adapun pengertian dari kalimat "اصول" yaitu merupakan bentuk jamak dari kata "الاصل". Jadi, Menurut etimologi ialah "مابنى عليه غيره" dasar (fundamen) yang di atasnya dibangun sesuatu atau sesuatu yang dijadikan sandaran oleh sesuatu yang lain. Sedangkan Menurut terminologi adalah dasar yang dijadikan pijakan ilmu fiqh.

Defenisi Fiqh Secara Etimologi:
  • Sedangkan الفقه secara etimologi berarti "المعرفةبقصدالمتكلم"  yaitu pemahaman yang mendalam tentang tujuan suatu ucapan dan perbuatan. 
  • Ada juga yang mendefenisikan fiqih secara bahasa  yaitu  :    "الفـهم والفطنـة". Menurut al-Raghib al-Ashfahani, fiqih adalah:  
  • معرفة باطن الشيء والوصـول إلى أعمـاقه 
    maksud dari:  "الفـهم العميق هو فـهم الأحكام الشـرعية" Yaitu Orang yang paham terhadap fikih disebut Fakih (الفقيه) jamaknya Fuqaha (الفقهاء).
Defenisi al-Fiqh Secara Terminologi:
  • "الفقه: العلم بالأحكام الشرعية العملية المكتسب من أدلتها التفصيلية"
    Yaitu Ilmu tentang hukum-hukum syar’i yang bersifat amaliah (perbuatan manusia) yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang terinci.”
Dari Defenisi tersebut terdapat dua pembahasan dalam al-Fiqh, yaitu:
  1. Pengetahuan tentang hukum-hukum syara` mengenai perbuatan manusia yang praktis. 
  2. Pengetahuan tentang dalil-dalil yang terinci (mendetail) pada setiap permasalahan.
  • Menurut Syekh Muhammad al-Khudhari Beik, seorang Guru Besar Universitas al-Azhar Kairo, mengatakan:
  • "اَلْقَوَاعِدُ الَّتِى يَتَوَسَّلُ بِهَا اِلَى اسْتِنْبَاطِ الْاَحْكَامِ الشَّرْعِيَّةِ مِنَ الْاَدِلَّةِ"
  • "Kumpulan kaidah yang dipakai oleh para mujtahid dalam mengistimbathkan hukum-hukum syar`iyyah dari dalil-dalil yang tafsili."
  • Menurut Syekh Kamaluddin Ibn Al-Humam dalam Tahrir mengatakan: 
  • "ادراك القواعد التى يتوصل بها الى استنباط الفقه"
  • "Ushul Fiqh adalah pengertian tentang kaidah-kaidah yang dijadikan sarana (alat) untuk menggali hukum-hukum fiqh."
  • واقيموالصلاة "Dan dirikanlah shalat"
  • اَلْأَصْلُ فِي الْأَمْرِ لِلْوُجُوْبِ "Asal dalam setiap perintah itu hukumnya wajib"
Contoh `amr (Perintah)
  • واقيموالصلاة "Dan dirikanlah shalat"
  • اَلْأَصْلُ فِي الْأَمْرِ لِلْوُجُوْبِ "Hukum asal dalam setiap perintah adalah wajib"
Contoh nahy (larangan)
  • وَلاَتَقْرَبُواالزِّنَا "Dan Janganlah kamu mendekati Zina"
  • اَلْأَصْلُ فِي النَّهْيِ لِلتَّحْرِيْمِ "Hukum asal dalam setiap larangan adalah haram"
Terima kasih telah membaca artikel tentang Devinisi dari Ushul Fiqh.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid