Definisi Perlindungan Konsumen dan Pinsipnya

Definisi Perlindungan Konsumen dan Pinsipnya


Apakah yang dimaksud dengan Perlindungan Konsumen?
  • Sebelum kita mengetahui pengertian tentang perlindungan konsumen, sebaiknya kita mengetahui dulu apa yang dimaksud dengan Konsumen?. Konsumen ialah setiap orang yang pemakai (menggunakan) barang dan atau jasa yang sudah ada dalam masyarakat, baik barang tersebut untuk keperluan individu, keluarga, orang lain, maupun untuk makhluk hidup lainnya.

    Jadi, yang dimaksud dengan Perlindungan konsumen ialah semua upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Hal ini sudah di atur dalam Undang-Undang RI. No. 8 Tahun 1999 yang membahas tentang hukum perlindungan konsumen.
Berikut ini ada beberapa Tujuan dari Perlindungan Konsumen, diantaranya yaitu:
  1. Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kemandirian dan kesadaran konsumen untuk melindungi diri.
  2. Untuk menciptakan sistem perlindungan konsumen yang mengandung unsur kepastian hukum dan keterbukaan informasi dengan tujuan untuk mendapatkan akses informasi.
  3. Untuk menciptakan kesadaran pelaku usaha tentang pentingnya perlindungan konsumen sehingga akan tumbuh sikap yang jujur dan bertanggung jawab dalam berusaha.
  4. Untuk meningkatkan kualitas barang dan atau jasa yang menjamin kelangsungan usaha produksi barang dan atau jasa, keamanan, dan keselamatan konsumen. 
  5. Untuk mengangkat harkat dan martabat konsumen dengan cara menjahui dari ekses negatif pemakaian barang dan atau jasa.
Tujuan perlindungan konsumen yang telah dicantumkan diatas juga diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang tentang Perlindungan Konsumen, yaitu Undang-Undang RI. No. 8 Tahun 1999.

Prinsip-Prinsip dari Perlindungan Konsumen.
  • Prinsip bertanggung jawab berdasarkan kelalaian, merupakan sebuah prinsip tanggung jawab yang bersifat subjektif, yaitu suatu tanggung jawab yang ditentukan oleh perilaku produsen.
  • Prinsip tanggung jawab berdasarkan wanprestasi, yaitu tanggung jawab berdasarkan kontrak. ketika suatu barang (produk) rusak dan mengakibatkan kerugian, biasanya konsumen melihat isi kontrak atau perjanjian tersebut yang merupakan bagian dari kontrak, baik perjanjian tersebut dalam bentuk tertulis maupun lisan.
  • Prinsip tanggung jawab mutlak, Menurut prinsip ini, produsen wajib bertanggung jawab atas kerugian yang dialami oleh konsumen atas penggunaan barang (produk) yang beredar di pasaran. 
Terima kasih telah membaca artikel tentang Definisi Perlindungan Konsumen dan Pinsipnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid