Contoh Jual Beli Yang Sah Tapi Terlarang

Contoh Jual Beli Yang Sah Tapi Terlarang


Dalam hidup dan kehidupan ini banyak manusia yang melupakan dan meninggalkan ajaran agama islam. seperti dari sisi perdagangan masih banyak manusia yang melakukan transaksi jual beli yang dilarang oleh agama islam, faktor penyebabnya ialah kurangnya pengetahuan seseorang dalam berdagang (jual-beli) dan lemahnya keimanan seseorang kepada Allah swt itulah penyebab utama mengapa mereka masih melakukan transaksi jual beli yang terlarang.

Untuk itu marilah kita semua meningkatkan keimanan kita kepada Allah swt agar mendapkan jalan yang di ridhai oleh Allah swt dan selamat di dunia dan akhirat. 

Dalam postingan ini, saya akan membahas tentang Contoh Jual Beli Yang Sah Tapi Terlarang.
Yang menjadi pokok, sebab timbulnya larangan dalam jual-beli adalah sebagai berikut:
  1. Menyakiti si penjual, si pembeli atau orang lain
  2. Menyempitkan gerakan pasar
  3. Merusak ketentraman umum
Contoh Jual Beli Yang Sah Tapi Terlarang:
  • Membeli barang yang sudah dibeli orang lain yang masih dalam masa khiyar. Apa itu khiyar? Khiyar artinya "boleh memilih antara dua, yaitu meneruskan akad jual beli atau mengurungkan (menarik kembali, tidak jadi jual beli)".
    Dari Abu Hurairah, "Rasulullah Shollallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda, "Janganlah di antara kamu menjual sesuatu yang sudah dibeli oleh orang lain." (Sepakat ahli hadits).
  • Membeli barang dengan harga yang lebih mahal dari harga pasar sedangkan dia tidak ingin pada barang itu, hanya semata-mata supaya orang lain tidak dapat membeli barang itu. Dalam hadits bahwa jual beli hal yang demikian itu dilarang.
  • Membeli barang untuk ditahan agar dapat dijual dengan harga yang lebih mahal, sedangkan masyarakat umum memerlukan barang itu. Hal ini dilarang karena dapat merusak ketenteraman umum. Rasulullah saw bersabda: "Tidak ada orang yang menahan barang kecuali orang yang durhaka (salah)". (Riwayat Muslim).


  • Menjual suatu barang yang berguna atau barang yang dibutuhkannya, tetapi kemudian dijadikan untuk maksiat oleh yang membelinya. Hal ini sudah dijelaskan di dalam Al-qur'an surah Al-Maidah ayat 2. 
    Artinya: "Dan tolong menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran."


  • Mencegah orang-orang yang datang dari desa di luar kota, lalu membeli barangnya sebelum mereka sampai ke pasar dan sewaktu mereka belum mengetahui harga pasar.
    Dari Ibnu Abbas,"Rasulullah saw bersabda, "Jangan kamu mencegah orang-orang yang akan ke pasar di jalan sebelum mereka sampai di pasar."

    (Sepakat ahli hadits). 

    Hal yang demikian tidak diperbolehkan karena dapat merugikan orang desa yang datang, dan mengecewakan gerakan pemasaran karena barang tersebut tidak sampai ke pasar.

  • Jual beli yang disertai dengan Tipuan. Dalam agama islam Jual beli yang disertai dengan Tipuan sangat dilarangkan bagi umat islam, baik tipuan tersebut datangnya dari pihak pembeli maupun dari penjual, atau tipuan pada barang dagangan atau ukuran dan timbangannya.
    Rasulullah saw bersabda, "Barang siapa yang menipu, maka ia bukan umatku."

    (Riwayat Muslim).
Terima kasih telah membaca artikel tentang Contoh Jual Beli Yang Sah Tapi Terlarang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid