Syarat-Syarat Sahnya Penyembelihan Hewan Dalam Islam

Syarat-Syarat Sahnya Penyembelihan Hewan Dalam Islam

Syarat-syarat Sah Dalam Menyembelih hewan, ISLAM

Penyembelihan dalam ajaran agama islam ialah penyembelihan yang terpenuhi semua syarat-syarat yang telah ditentukan dalam islam.
Berikut ini ada beberapa syarat-syarat sahnya dalam Penyembelihan menurut ajaran islam:
  • Beragama islam;
  • Berakal sehat (baik);  Penyembelihnya hewan yang dilakukan harus dengan orang yang berakal sehat dan baik bagi laki-laki maupun perempuan, dalam artian orang tesebut tidak hilang ingatan (sedang mabuk), atau bagi anak kecil yang masih berusia dibawah tujuh tahun yang belum bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik atau tidak bisa membedakan mana yang bermanfa’at dan mana yang tidak, dan tidak halal pula sembelihan orang musyrik, seperti para penyembah berhala.
  • Alat yang digunakan untuk menyembelih harus tajam;  Dengan tujuan supaya darah hewan yang disembelih itu bisa mengalirkan darah dan memutuskan tenggorokan. Alat tersebut bisa berupa pisau, pedang, kaca, bambu yang tajam.
  • Memotong Tenggorokan dan kerongkongan Hewan; Apabila dalam penyembeihan, Jika leher hewan tersebut dipotong sampai putus, maka hewan sembelihan tersebut tidak mengapa untuk dimakan. Karena sudah memenuhi syarat sah sembelihannya, yaitu sudah terpotongnya bagian Tenggorokan dan kerongkongan Hewan.
  • Mengucapkan basmalah (Bismillah); Dalam Penyembelihan umat muslim diwajib mengucapkan basmalah, dan disunatkan menambahkan takbir yaitu 'Allahu Akbar'.
  • Orang yang akan melakukan menyembelihan hewan haruslah orang yang mampu berniat menyembelih. dalam artian orang yang boleh menyembelih harus orang yang sudah balik dan berakal sehat.
  • Ketika melukai hewan punya maksud dan tujuan untuk menyembelih (bukan untuk menyakiti hewan tersebut). Karena orang yang melukai hewan itu tidak ada maksud untuk menyembelih, maka hewan tersebut tidak halal untuk dimakan.
  • Apakah disyaratkan harus diniatkan untuk dimakan; Dalam hal ini ada dua pendapat ulama, yaitu: pertama "tidak harus diniatkan untuk dimakan" dan kedua "Harus diniatkan untuk dimakan". contohnya; menyembelih hewan untuk dijadikan sebagai bahan penelitian, hewan tersebut tidak halal untuk dimakan.
  • Tidak untuk dipersembahkan kepada selain Allah; Contohnya: menyembelih hewan buat larung atau sedekah bumi, maka penyembelihan tersebut tidak halal walaupun sudah membaca basmalah saat penyembelihan. Karena tujuannya dalam menyembelih ialah untuk selain Allah, maka perbuatan itu merupakan perbuatan syirik.
  • Tidak diikrarkan untuk selain Allah; Contohnya: orang yang menyembelih hewan dengan menyebut nama seseorang, seperti menyebut nama nabi, sunan, dll-Nya. Hal Ini merupakan perbuatan haram (penyembelihan tidak sah), walaupun ia niatkan sembelihannya hanya untuk dimakan. 
Terima kasih telah mmebaca artikel tentang Syarat-Syarat Sahnya Penyembelihan Hewan Dalam Islam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel ataspmbid